Selasa, 19 Januari 2016

Hijrah Sama Dengan Move On

Usiaku menginjak kepala 2 sejak tahun 2tahun lalu.
sekarang saya duduk di semester 5 di sekolah tinggi ilmu ekonomi di bekasi, lulus sekolah saya memutuskan untuk merantau ke Kota jakarta, ya.... mungkin di saat yang lain mengejar prestasi di universitas negri, saya malah harus membantu kaka saya yang waktu itu duduk di semester 3 Universitas Pertanian Bogor (IPB) kaka laki" saya yang memiliki IQ tinggi dan selalu dapat juara" karna kecerdasannya, Lalu ketika ekonomi keluarga menurun adik mana dan keluarga mana yang bisa melihat kesuksesaan mimpi yang ia ingin raih akan terputus di tengah jalan.
tidak semua orang menginginkan itu lalu tak ada pilihan saya harus merantau kekota demi menyelamatkan kuliahnya :)
Impian saya tak pernah muluk-muluk sejak duduk di bangku sekolah dasar aku sudah punya impian ini, APA...... tidak saya tidak ingin jadi guru atau pun dokter seperti anak wanita lainnya, saya ingin jadi Kapten pilot helikopter :)
yang selalu jadi Nomor satu membawa bantuan saat ada bencana.
impian itu selalu saya jadikan doa, sampai usiaku pas kepala 2 di tahun 2013, mungkin orang lain bilang banyak waktu yang terbuang kenapa tidak dari usia 17,18,19 kamu coba mendaftar di angkatan udara, dengan senyuman aku jawab "Mungkin sekarang baru waktunya tahun 2012 saya pindah ke jakarta dan bekerja sebagai karyawan di Bank suasta, 2013 saya hijrah ke bekasi dan bekerja sebagai Buruh pabrik, Ya.... pekerjaan yang tak bisa di janjikan kesuksesaannya karna sistem kontrak, di sela kesibukan bekerja saya memutuskan untuk ambil kuliah kelas karyawan, entah di pikiran hanya mengisi waktu kosong dengan kuliah, saat ada pengumuman penerimaan calon AU 2013 hati menangis, disaat aku fikir sudah waktunya aku melangkah, aku tidak bisa meninggalkan sosok kaka yang aku sayang dengan skripsinya, aku bingung ingin menghentikan pekerjaan ku, tapi kaka yang selalu ada dalam mimpi malam ku.
2014 tepatnya di bulan januari Alhamdulillah undangan senat terbuka wisuda kaka di selenggarakan senang rasa nya hati yang saat Anak laki-laki kebanggaan keluarga bisa lulus dengan nilai baik.
saat itu kampung kami tepat nya Indramayu kota dan sekitarnya di landa banjir bandang 4 sungai jebol dan harus merendam ratusan rumah dan puluhab desa, jalan ke ibu kota lumpuh parah 3 hari acara wisuda datang dengan berat hati kita bilang tidak akan bisa hadir dalam acara itu hati aku menangis, ini hari yang di tunggu namun aku mengecewakan kaka, untungnya ada keluarga yang baik myang meminjamkan mobil dan supir nya untuk kita bisa ke bogor, tanpa pikir panjang dan tanpa banyak bekal uang kita pergi ke bogor melalui ke jalan Cirebon - Sumedang - Bandung - Bogor yang jaraknya puluhan jam lebih lama akhirnya wisuda pun selesai di selenggarakan.
2014 aku mulai coba-coba mendaftar di Lanud AU majalengka dan al hasil gagal hehehe... baru pertama. 2015 saya pun lanjut nyoba lagi di LAnud AU Majalengka dan hasilnya gagal pula, bulan Juni 2015 saya nyoba AL dilantamal III  jakarta di pertengahan jalan hasil menunjukan bahwa saya pun harus selesai sampai di sana, ya mungkn karna usiaku 20 yang tak mungkin bisa mengalahkan anak- anak yang baru lulus, kedua orang tua beserta kaka mendukung penuh usaha ku namuan semua nya gagal, rasanya sedih, sakit, dan mungkin menganggap semuanya tak adil, yaaaa... tak adil kenapa hanya kaka saya yang punya kemampuan tapi saya tidak Akhir 2015 semua keluarga mendukung dan benar-benar sepenuhnya menyuport saya untuk nyoba di tahun depan.
Rasa nya tidak di usia seperti ini rasa nya kemungkinan kecil bisa menyeimbangi dengan usia-usia yang lebih muda dari yang lain.
2016 Bismillah buat move on dari impian ku, mungkin yang di nama kan mencintai tak harus memiliki itu seperti ini
saat impian tak bisa ku raih Allah.Allah yang selalu mampu meyakin kan saya bahwa saya hidup bukan untuk menjadi seorang yang gagal ya, hidup itu bukan untuk mendapatkan apa yang aku mau, bukan tentang cinta yang selalu ingin di balas.
Hijrah itu impian terbesar sekarang, hijrah sama saja dengan \Move on, mungkin Allah ingin melihat saya menjadi wanita nan anggun memakai hijab nan labuh dan bisa menjadi sosok ibu yang sempurna untuk Ank nya Insya Allah.
mendekatkan diri dengan sang pencipta mengajarkan aku banyak hal bahwa saat aku gagal banyak di sekeliling kita yang tebantu dan  ter motivasi, Hari ini aku bercerita tenta seberapa rapuh nya mimpi yang aku jaga selama 20 tahun harus terhenti sampai di sini, kini Agama ku yang selalu menjaga hati ku agar aku  tak pernah jatuh dalam bisikan yang membuat aku sesat
Karna Wanita yang baik akan mendapatkan lelaki yang baik pula, dan wanita ber ilmu tinggi pun bukan untuk menjadi tulang punggung keluarga kok, semakin tinggi ilmu nya Allah akan menyempurnakan pula derajat anaknya, wanita memantaskan diri dengan berilmu dan berakhlak sangat lah mulia :)
Ya meski sampai saat ini si penulis belum di pertemukan jodoh tetapi saya yakin yang ini tak akan pernah gagal :)

terima kasih sudah mampir di arikel yang mungkin harus banyak di revisi ini ^_^
yakinlah bahwa banyak waktu untuk mengejar sukses, namun hanya ada hari ini untuk kita ber taubat, jangan tunggu nanti untuk mendekatkan diri hadapanNya